Journey To The East: Hidden Paradise & Dragons Hunting Edition

Nggak pernah terlintas di pikiran gw untuk mengunjungi Pulau Komodo.
Bahkan sejak dinominasikan sebagai New 7 Wonders Nature aja gw belum ikutan vote..Hihihi
Trus skitar bln April 2010, salah seorang teman di FB yang juga seneng traveling muncul sebuah album berjudul “Komodo Islands Trip”.
Penasaran, gw aduk2 deh tuh album…
Darn!! Gw langsung jatuh cinta pada pandangan pertama ama view landscape Gili Laba, underwater sekitar Komodo & pantai berpasir pink.
Mulai deh gw ngumpulin info. Dan ternyata…. Untuk menikmati semua keindahan biayanya nggak murah….
Wew…High-bugdet trip nih…
Tapi apa daya wis kadung cinta, seakan terbius gw mulai nge-plan..
Gw nge-plan di bulan Juli, yang gw pikir bakal jadi trip penutup sebelum puasa… Hehehehehe
Googling2 tentang sailing yang diadakan salah satu perusahaan travel di Lombok, didapatkan bahwa mereka berangkat tiap Senin & Kamis..
Skalian deh gw hunting tiket ke Lombok… Didapatlah untuk tgl 3-10 Juli 2010 dengan Lion Air seharga 1.200.000 PP (fuihhhh)
Cuti deh gw 5 hari & alhamdulillah bos approve… 🙂
Karena sampe dari hari Sabtu, akhirnya selain Komodo sailing trip, gw pengen juga wisata air terjun Lombok…
Mulai deh kelimpungan cari2 teman-teman yang mau ke sana…
Maju-mundur-maju-mundur…Akhirnya menjelang hari H tinggal gw sendirian ajah… Hahhahaha
Whatever deh…The show must go on with me going solo… 🙂

Menjelang hari H, mulai dag-dig-dug-ser….Pengen rasanya mempercepat waktu…Tapi justru di sinilah seninya… ;p
Akhirnya, tgl 3 Juli 2010 yang dinantikan datang juga…Sirpirilliiii…
Sampe Mataram skitar jam 4 sore langsung menuju Senggigi untuk nunggu sunset…Apadaya gw liat awan mulai menutup mentari..
Langsung drop akhirnya ke penginapan seadanya di Cakranegara untuk check-in…
Istirahat deh karena besok gw harus wisata air terjun ke Sendang Gile-Tiu Kelep-Tibu Ijo yang memerlukan trekking untuk mencapainya.

Minggu, 4 Juli 2010
Karena letaknya di kaki Gunung Rinjani & tidak mau kesiangan ketika trekking, gw mulai jalan dari penginapan sekitar pkl 8.00.
Untuk ke daerah Senaru, tempat air terjun ini berada, terdapat 2 jalur yang dapat dilalui, yaitu jalur Senggigi & jalur Pusuk.
Jalur Pusuk gw ambil karena gw pengen liat Monkey Kingdom di Pusuk…Dinamakan Monkey Kingdom karena di sini banyaaakkkk monyet…
Berenti dulu bwt moto monyetnya skalian view Lembar dr atas..
Akhirnya setelah menempuh perjalanan skitar 2jam, gw sampe di pintu masuk air terjun Sendang Gile.
Untuk mencapai air terjun Sendang Gile, jalur yang dilewati hanya ratusan anak tangga yg menurun.
Oiya untuk wisatawan diharuskan membawa guide serta harus membayar tiket masuk sebesar 5rb. Namun karena gw pergi bersama orang lokal, gw nggak perlu sewa guide serta cuma bayar 2rb…xixixi
Ketika hampir sampai di air terjun Sendang Gile, guide lokal gw mengarahkan gw menempuh trekking yang lebih menantang ke air terjun Tiu Kelep.
Jalur untuk ke Tiu Kelep ini memang menantang. Nggak ada jalur yang jelas serta harus menyebrangi sungai! Yg paling keren harus lewat jembatan kecil dimana di bawahnya jurang.. Hahhahaha…
Tapiiii….semua itu terbayar ketika sampai di lokasi air terjun…
Berasa seperti hidden paradise…Langsung deh ngeluarin tripod untuk moto2 slowspeed…:)
Puas foto2 & pengunjung juga mulai berdatangan, akhirnya gw mulai kembali ke air terjun Sendang Gile..
Ternyata memang lebih indah air terjun Tiu Kelep…Udah gitu, di sini lebih rame!
Cuma moto2 bentar trus makan siang ditemani suara airnya…Gw mutusin untuk kembali ke mobil karena masih ada 1 air terjun lg, Tibu Ijo.
Air terjun Tibu Ijo ini berada di daerah Pusuk, searah perjalanan pulang.
Namun ketika sampai di sana, hujan gerimis mulai turun. Gw & guide maksa…Tapi begitu sampai di sungai pertama, aliran sungainya deras..
Terpaksa kembali ke mobil untuk pulang ke penginapan… Hikzzz :((

Senin, 5 Juli 2010
Yay!!! My adventure begins today!
Skitar pkl 9.00 gw datang ke sebuah travel di Senggigi tempat berkumpulnya orang-orang yang ikut sailing.
Ada yang datang dari Gili & skitaran Senggigi dengan total 39 orang, dimana gw hanya satu-satunya tamu lokal…Wwkwkwkkwk
Proses registrasi & pesanan minuman (air mineral atau bir) dilakukan sampai skitar pkl 12:00, rombongan dibagi 2 kelompok.
Kedua kelompok dibawa dengan 2 buah bus menuju Pelabuhan Kayangan Lombok.
Kelompok di bus gw terdiri dari 1 keluarga dr Jerman (ibu-bpk-2anak), 1 pasangan dr Spanyol, 1 pasangan dr Switzerland, ibu & anak dr Switzerland, 2 cewe dr Inggris, 1 pasangan dr Jerman, 1 pasangan dr Inggris, 2 cowo solo bekpeker dr Inggris & Jerman serta 1 cewe solo bekpeker dr Belanda.
Kami mendapatkan makan siang di perjalanan.
Sepanjang perjalanan, bus berhenti beberapa kali untuk membeli logistik selama sailing nanti.
Lalu sekitar pkl 15:45, bus yang gw tumpangin tiba lebih dulu di Pelabuhan Kayangan. Mulai para staff & ABK memindahkan tas kami & logistik dari bus ke perahu.
Nggak perlu menunggu lama, skitar pkl 16:05 perahu kami mulai angkat jangkar.
Senangnya menikmati semilir angin laut serta sunset dari atas perahu.
Ketika hari mulai gelap, ABK mulai mengeluarkan makan malam…Yummy…
Seusai makan malam, semua mulai ngambil tempat untuk menggelar matras. Perahu berhenti di Gili Bola.
Sayang skali sudah malam, padahal bisa snorkeling di sini…Zzzzzzzzz

Selasa, 6 Juli 2010
Selama kami tidur, perahu kembali melaju skitar pkl 3.00. Dan pd pkl 6.30 perahu sampai di Pulau Moyo.
Jangkar diturunkan, kami semua sarapan roti bakar sambil memandangi keindahan pulau dari atas perahu.
Selesai sarapan, semua berenang ke tepian untuk melakukan trekking menuju air terjunnya yg terkenal.
Dg trekking sekitar 30menit, kami sampai jg di air terjun. Awalnya gw cuma moto2 aja, taapi begitu melihat bule-bule pada mandi, gatel juga akhirnya gw ikut-ikutan mandi.. Hehehehe
Puas mandi & menikmati keindahan Pulau Moyo, kami melanjutkan perjalanan ke pulau selanjutnya, yaitu Pulau Satonda skitar pkl 10.00
Dengan perjalanan selama 2jam, kami sampai juga di Pulau Satonda.
Karena sudah lama juga gw ga snorkeling, gw langsung pake smua perlengkapan snorkeling & byuurrrr….
Wooooowww…Terperangah keindahan bawah laut Pulau Satonda.
Alhamdulillah punya underwater camera jadi bisa mengabadikan keindahannya.
Puas jeprat-jepret dalam air, gw mulai ke tepi pantai. Lalu berajak naek anak tangga menuju Danau Air Asin Pulau Satonda.
Danaunya luas banget…Tapi agak spooky karena mirip tempat shooting film thriller kaya Lake Placid dimana yang gw takut ada buaya raksasa di dalamnya…Hahahha…Lebayyy
Tapi bule-bule malah mandi di danau itu…
Abis mengabadikan sedikit keindahan danau, gw balik lagi ke pantai untuk snorkeling… 🙂
Oiya di Pulau Satonda, si Merah dpt sinyal jadi bisa update status FB dulu…xixixi
Skitar pkl 14.00, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Gili Laba yang kata kapten perahu memakan waktu 19 jam!! Cape deeee
Mulai mati gaya… Tidur-tiduran…Moto-noto pemandangan…Denger mp3 player….
Kalo bule-bule mah pd berjemur di depan perahu…
Menikmati sunset…

Rabu, 7 Juli 2010
Pkl 6.00 perahu kami sampai di Gili Laba. Alhamdulillah ternyata cuma 16jam aja. Aja???
Kata kaptennya karena semalam lautnya teduh jadi perjalanan lebih cepat. Alhamdulillah
Sebelum memulai pendakian ke bukit Gili Laba, terlebih dahulu kami sarapan pancake pisang…Hmmmm
Lalu skitar pkl 8.00 kami mulai mendaki ke bukit Gili Laba untuk menikmati landscape Flores..
Untuk pendakian ini cukup cape & alhamdulillah gw bawa bekal minuman botol..
Sesampainya di atas bukit, subhanallah…Cuma itu kata-kata yang terucap…
Bagussssssssssssssssssssss…..
Foto2….Narsis dikit jg…Abis itu turun deh..
Perjalanan turun lebih mudah dibandingkan naiknya…
Perjalanan dilanjutkan skitar pkl 9.15 untuk snorkeling lg di pantai berpasir pink yg terkenal di Pulau Komodo..Yayyyy
Pkl 11.00 kami tiba di Red Beach! Gw gak langsung snorkeling, tp naek sampan menuju pantainya untuk foto2.
Seusai puas foto-foto, mulai deh gatel pengen nyebur…
Byuurrrrrr….Subhanallah, pemandangan bawah lautnya tak kalah indah dengan Pulau Satonda.
11-12 lah yaaa…Jeprat-jepret sampe batere underwater camera gw abis…Hahahhaha
Puas bersnorkeling ria, kami melanjutkan perjalanan berburu naga ke Pulau Komodo sekitar pkl 13.30 dg hanya memakan waktu 30menit sampai di dermaga Loh Liang.
Pkl 14.00, seusai guide menjelaskan segala tentang Komodo & trekking yang akan dijalani. Kami mulai berburu naga..
Oiya, tiket masuk Pulau Komodo seharga 75rb hanya mencakup short & medium track, jadi kalo mau long trekking harus nambah 20ribu..Hmmmm
Sepanjang perjalanan kami menemui berbagai macam burung.
Satu jam berlalu, tapi kok blelum nemu komodo seekor pun.
Sampai akhirnya menjelang trekking selesai, seekor komodo betina sedang asik tiduran..
Yayyyyyy….Kami mulai mengabadikan salah satu makhluk langka yang cuma ada di Indonesia ini.
Setelah beristirahat sejenak, pkl 17.00 perahu kembali melaju menuju Pulau Kalong Komodo.
Pulau Kalong ada 2, yaitu Pulau Kalong Komodo & Pulau Kalong Rinca.
Pkl 17.30 perahu kembali berhenti di depan sebuah pulau, yaitu Pulau Kalong Komodo.
Sambil menunggu kalongnya terbang, kami disuguhkan pemandangan sunset dari Pulau Komodo.
ketika langit mulai gelap, ratusan bahkan ribuan kalong mulai beterbangan.
Sayangnya gw gak berhasil mengabadikan ketika kalong2 itu terbang…Hikzzz
Seusai makan malam, karena kebanyakan peserta sailing adalah bule Jerman & nanti malam tim Jerman maen di WC 2010 melawan Spanyol.
Mereka meminta guide untuk singgah di perkampungan nelayan di Pulau Komodo untuk menyaksikan pertandingan. Hahaha

Kamis, 8 Juli 2010
Selepas adzan subuh berkumandang, perahu mulai berlayar kembali menuju Pulau Rinca.
Perjalanan cukup lama, 2.5jam ajah!
Sesampainya di dermaga Loh Buaya, kami disambut monyet2 yg kejar-kejaran di pohon2 bakau. 🙂
Karena sistem trekking yang sama, kami mengeluarkan 20ribu ekstra sblm trekking.
Sekitar pkl 8.00 trekking dimulai & baru melangkah beberapa langkah, kami langsung bertemu dengan belasan komodo…Woooww…
Kok malah pulau yang dinamakan Pulau Komodo lebih jarang komodonya ya? Hmmmmm, tukeran nama deh…Wkwkwkwkwk
Mulailah kami trekking melalui 5km. Sepanjang trekking kami bertemu banteng, babi hutan serta ular hijau yang beracun!
Tapi kami juga bertemu si eksotis komodo di perjalanan. Selain wild life-nya, landscape Pulau Rinca juga bagus.
Rerumputan, perdu & lontar menghiasi pulau.
Pkl 10.30 trekking selesai dan kami pun beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke pulau terakhir, yaitu Pulau Kelor.
Beristirahat selama 30menit, perahu kembali melaju ke Pulau Kelor yang memakan waktu 45menit.
Di Pulau Kelor ini kami berhenti & hanya renang=renang saja karena pemandangan bawah lautnya tak begitu bgs. 😦
Lalu skitar pkl 14.45, kami berangkat menuju Labuan Bajo dimana sailing trip akan berakhir.. Hikzzz
Satu jam kemudian kami sampai juga di tengah hiruk-pikuk keramaian kota pelabuhan Labuan Bajo.
Kami mulai berpisah. Ada yang memutuskan untuk tidur di hotel, tapi gw serta beberapa bule bekpek tetap tidur di perahu…Hahaha mayan save 150rb..

Jum’at, 9 Juli 2010
Sesudah sarapan, gw liat jam masi pagi banget, sedangkan pesawat gw ke Lombok masih pkl 14.30
Akhirnya cuma duduk2 di resto Gardena sambil memandangi pelabuhan.
Sekitar pkl 12.00 gw datang ke bandara karena katanya counter check in udah dibuka.
Ternyataaa….Sepiii…Dan pkl 13:45 baru deh petugas check in datang…Fiuuuhh
Oiya pesawat menuju Lombok ini transit dulu di Denpasar.

Sabtu, 10 Juli 2010
Menjelang hari kepulangan nih…Hikzzz
Pesawat yang akan membawa gw kembali ke ibukota take off pkl 16.20
Dan sebelum pulang, gw menyempatkan diri ke pantai yang masih belum banyak orang tau di daerah Sekotong.
Perjalanan ke Sekotong memakan waktu 2jam. Tapi pemandangan di pantai ini sungguh indah…

Full album perjalanan ini dapat dilihat di KOMODO

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s