Backpacking-lah Sampai Ke Negeri Cina (Edisi Guilin-Yangshuo-Shenzhen-Hongkong)

Day-1, Minggu 17 April 2011

Setelah malam sebelumnya ngemper di LCCT, pkl 6:25 LT AirAsia mulai membawa gw (Antho), Budi, Bhinnek & Aldo (ke dpn sebut saja ABBA) ke Guilin, tepat waktu lho! Trus pkl 10:25 LT (gak ada perbedaan waktu ama KL) ABBA sampai di Guilin. Sebelumnya kami kira bandara Guilin kecil, paling besar ya sebesar bandara Ngurah Rai deh, tapi ternyata guedhe & modern! Mirip ama bandara Juanda malahan.

Sampe di bandara, ABBA langsung antre di imigrasi. Gila ya, masa petugas imigrasinya pake seragam mirip ama tentara gitu. Udah gitu, tampangnya dingin pula. Tapi begitu sampai di depan petugasnya, “Hallo” trus cap..Abis itu petugasnya ngucapin “Bye-bye”, tapi pelafalannya jadi “Papay”, karena b dibaca p…Xixixi…Langsung deh keluar (untungnya ada tulisan EXIT yang gak dalam aksara Cina). Trus lanjut naek bus airport yang akan mengantar ABBA ke downtownnya. Tarifnya 20RMB.

Sesampainya di downtown, kami masi celingukan sambil liat peta hostel (Wada Hostel) yang sebelumnya udah gw booking online via hostelworld. Pas celingak-celinguk ada cewek local yang samperin trus ngobrol pake bahasa Inggris-nya yang seadanya nunjukin lokasi hostel kita. Baek banget! Sampe di hostel, kami pun langsung bayar pelunasan penginapan selama 2 malam sebesar 90RMB. Trus mulai deketin staff-nya. Alhamdulillah bahasa Inggris mereka bagus! Hal pertama yang kita tanya adalah 7 Stars Park. Kenapa memilih ke sini? Karena ada Panda! Masa jauh-jauh ke Cina kaga liat Panda di habitatnya langsung..Hehehe..Selain panda, di taman ini juga ada icon Guilin, yaitu Camel Hill, bukit yang bentuknya mirip unta. Ke lokasi wisata ini cukup naik 1 bus aja dengan bayaran cukup 1RMB (padahal jauh lhoo). Di bus kami celingukan lagi karena gak tau kapan harus turun! Mulailah tanya ke penumpang laen pake bahasa tarzan sambil nunjukin aksara Cina 7 Stars Park. Dan berkat kebaikan mereka, ABBA sampai di 7 Stars Park.

Tiket masuk ke taman ini sebesar 35RMB, tapi belum include masuk ke kebun binatangnya, harus merogoh kocek lagi sebesar 32RMB. Gapapalah demi liat Panda! Keliling-keliling sampe sore. Kelaperan pula. Akhirnya keluarlah dari taman lewat pintu lain. Berkat kesotoyan kita, nyasar deh! Hahahaha..Trus terpaksa nyetopin taksi minta anterin ke tempat makan halal. Tapi karena lagi-lagi masalah komunikasi, akhirnya nyerah kami minta dianter aja ke McD! Jauh-jauh kok yo ke McD. Taksi di sana cukup murah, dengan jarak cukup jauh itu Cuma abis 16RMB yang dibagi 4 jadi 4RMB aja. Oiya, tenang aja klo naek taksi di sana, gak akan diputer-puterin, asal nunjukin dengan jelas alamat/tujuan dengan kanji Cina. DI McD abis 23RMB untuk BigMac + French Fries Large + Cola. Di McD Cina ada sidedish enak berupa pie isi talas, harganya 7RMB untuk 2 pie (gw bungkus bwt makan malam). Udah kenyang lanjut lah jalan kaki ke Moon & Sun Pagoda, mandangin pagoda dari mulai terang ampe gelap karena nungguin pagodanya menyala. Setelah puas foto-foto, lanjutlah kita pengen pulang ke penginapan, tapi kok tiba-tiba jalan raya ditutup dan berganti tenda-tenda gitu. Penasaran, kamipun ke sana, ternyata itu pasar malam harian. Mulailah menyusuri tenda pertenda. Banyak yang jual pernak-pernik lucu. Cape keliling pasar malam, kami pulang naek bus nomor yang sama dengan tariff 1RMB.

Sampai penginapan gak langsung tidur, tapi ngobrol-ngobrol dulu ama staff hostel untuk cari info tentang tujuan kita besok. Dan ternyata ada tamu di sana yang mau ke sana juga! Lucky us!

TOTAL EXPENSES DAY-1: 116RMB

Day-2, Senin 18 April 2011

Hari ini kami berpisah dengan Aldo karena dia harus ke Yangshuo lebih dahulu karena mengejar pesawat esoknya ke Shenzhen. Lokasi yang akan kami tuju hari ini adalah Jinkeng Terrace Rice Fields. Nah klo di Indonesia mirip ama Ubud Bali gitu, Cuma ini lebih luas dan berbukit-bukit dan kalo liat di foto-foto di internet sih keren abis. Hehehe. Selesai sarapan, pkl 8:00 bersama 7 bule, kami naek minivan yang telah kami sewa dengan ongkos per orang 130RMB. Perjalanan ke Dazhai memakan waktu 3jam. Sebelum sampai Dazhai, terlebih dahulu berhenti di loket tiket dan membayar 60RMB. Lucunya, kita gak perlu ke loketnya untuk beli tiket, tapi petugasnya nyamperin kita ke mobil gitu. Hiiihihi. Oiya, jadi ada 2 lokasi terasering di sini, Ping’An dan Dazhai. Ping’An lebih dekat dan well-known, tapi konsekuensinya lebih rame turis, jadi kami memutuskan ke Dazhai.

Sesampainya di Dazhai, oleh supir kami langsung ditransfer ke warga local yang akan menjadi guide kita. SI guide ini adalah suku minoritas Mao, dimana para wanitanya berambut panjang sampai bermeter-meter. Untuk guide ini, meminta 40RMB yang akan kami bagi ber-10 jadi Cuma 4RMB ajah. Hehehe…Mulailah kami mendaki dan mendaki. Tapi gak berasa pegel lho karena pemandangan yang disuguhkan juga wow. Tapi sayangnya kita salah timing. Padi-padinya udah dipanen..Tapi teraseringnya masih bagus walau tanpa padi. Yang terbagus adalah Music From Paradise, dengan waktu daki 3jam..Hahaha…Mana terik matahari pula. Sempat berisitirahat di perkampungan suku minoritas juga dan makan nasi+sayur+telor dengan harga 22RMB, mayanlah daripada makan babi.

Sore skitar jam3 kami kembali ke penginapan dan langsung lanjut makan ke McD (lagi) dengan pengeluaran sebesar 31RMB + 2RMB untuk ongkos bus PP.

TOTAL EXPENSES DAY-2: 216RMB

Day-3, Selasa 19 April 2011

Tujuan kami kali ini adalah bamboo rafting di sungai LI. Perjalanan menyusuri sungai LI dengan bebukitan karst di pinggirnya. Setelah sarapan, kami dijemput bus yang akan mengantarkan kami ke titik awal bamboo rafting. Oiya, harga bamboo rafting ini sebesar 120RMB sudah termasuk transport ke titik awal. Untuk mencapai titik awal ini, diperlukan perjalanan selama hamper 2 jam dengan sebelumnya menjemput peserta lain di hostel lain…Huhuhu

Perjalanan dimulai dengan 1 bamboo raft diisi 5 orang. Subhanallah, baru sampai di titik awal aja pemandangannya dah bagus banget. Selama 2 jam perjalanan menyusuri sungai Li ini sampailah di Xingping, dengan sebelumnya istirahat di salah satu tempat makan dan makan nasi goring seharga 23RMB. Dari Xingping kami dah dijemput dan diantar ke terminal bus yang akan membawa kami ke Yangshuo. Bus yang membawa kami ke Yangsuo ini tarifnya 7RMB aja dengan waktu tempuh hampir 2 jam.

Sesampainya di terminal Yangshuo, kami langsung menyusuri West Street yang penuh banget ama toko dan bar. Perlu waktu lama untuk kami menemukan hostel kami (Showbiz Inn) karena letaknya yang agak di dalam gang. Alhamdulillah lagi, staff di sini bias berbahasa Inggris dengan lancer. Pikiran awal kami, Yangshuo adalah kota kecil aja. Tapi begitu sampai, suasananya dah kaya Legian Bali karena rame ama bule!

Sampai penginapan langsung booking untuk pertunjukan Impression of Liusanjie yang katanya belum ke Guilin klo gak nonton pertunjukan ini. Pertunjukan ini harganya cukup malah, 190RMB tapi dah include transport. Gila ya, ini pertunjukan rame banget! Ribuan ada kali yang nonton. Pkl 20:00 pertunjukan dimulai dan emang keren banget nih pertunjukan. Pertunjukan dengan panggung sungai Li itu sendiri dan latar bebukitan karst disajikan dengan apik beserta tarian dan tata cahaya ciamik. Ada kejadian lucu sebelum pertunjukan, beberapa cewe2 ABG Yangshuo sibuk motret anak bule. Trus mereka minta foto bareng! Beugh…Atau jangan-jangan itu Justin Bieber..LOL

Selesai pertunjukan kami menuju West Street untuk cari makan. Nemu resto ramen yang agak-agak dodol. Masa di menu jelas-jelas DUCK, tau-tau diganti babi…Makan di sini abis 36RMB dah ama desert es kacang merah. Langsung deh kapok makan di sana lagi. Abis bayar, langsung aja menyusuri toko-toko sepanjang West Street. Wuihhh pernak-perniknya lucu-lucu banget. Dari mulai kaos sampe tas juga ada. Setelah cape dan dapat banyak belanjaan, kami kembali ke penginapan. Di Yangshuo kami akan menginap selama 3 malam dan menghabiskan 135RMB

TOTAL EXPENSES DAY-3: 511RMB

Day-4, Rabu 20 April 2011

Setelah bertanya-tanya kepada staff hostel, kami memutuskan kembali ke Guilin karena kami ingin berkunjung ke goa yang klo di foto-fotonya keren abis, Reed Flute Cave. Di Yangshuo sebenarnya ada juga (Silver Cave), tapi kalo hasil googling gak sebagus yang di Guilin. Sembari menuju terminal, berhenti dulu di McD untuk beli pie taro buat bekal di jalan (7RMB). Bus dari Yangshuo ke Guilin yang express seharga 18RMB sedangkan yang biasa seharga 15RMB, dan karena Cuma beda 3RMB kami memilih naik yang express dengan waktu tempuh 2jam.

Sesampainya di terminal Guilin, kami langsung jalan kaki menuju halte bus terdekat untuk menuju Reed Flute Cave. Dan enaknya, si Reed Flute Cave ini halte paling ujung dan Cuma bayar 1RMB kan. Hehehe…Untuk menuju goanya kami harus naek ke atas bukit dulu dan membeli tiket masuk sebesar 90RMB. Begitu memasuki mulut gua, tampak stalagmite dan stalactite yang berwarna-warni karena tata cahaya. Kalau saja goa-goa di Indonesia juga dikelola seperti ini pasti banyak pengunjung. Dari mulut goa hingga ujung kami disuguhkan pemandangan warna-warni indah. Namun sayang, waktu tempuhnya gak sampai 1jam…Begitu selesai, gak buang-buang waktu kami langsung menunggu bus yang sama yang akan membawa kami ke terminal (1RMB).

Sebelum melanjutkan ke Yangshuo, terlebih dahulu kami makan di KFC. Dengan patungan 23RMB, kami dapat paket dengan isi 6 sayap, 5 potong ayam serta roti dan jagung. Ya, gak ada paket nasi. Hikz..Begitu kami mulai menyantapnya dengan mengelupas kulit kriuknya, tercium aroma babi layaknya di pinggir jalan. Alhasil mubazirlah uang kami..Hikzz..Lanjutlah perjalanan kami ke Yangshuo kembali dengan bus express (18RMB).

Setibanya di penginapan, kami bertemu rombongan anak muda asal Spanyol. Kami diberitahu bahwa ada resto halal di sekitar Yangshuo. ALHAMDULILLAH. Akhirnya setelah bebersih, kami beramai-ramai menuju ke resto halal itu. Ketika di perjalanan, lagi-lagi ada kejadian lucu seperti ketika mau nonton Liusanjie, teman-teman bule Spanyol kami diajak foto-foto! Hahahha..Sampai di resto halal, kaget bener dah gw. Penjual dan pelayannya pake kopiah dan kerudung! Ada tulisan halal dan gambar masjid di reklame mereka, tapi nama restonya gak tau karena tulisan kanji Cina..Hahahah..Di sini gw makan mie kuah semangkok gede + air mineral Cuma abis 16RMB! Dan setelah kenyang, kembali muterin West Street. Kami juga tanya-tanya travel agent yang bertebaran di sini tentang harga sleeper bus dari Yangshuo ke Shenzhen. Harga bervariasi dari 120-160RMB. Alhasil kami booking yang paling murah donk. Hehehhe

TOTAL EXPENSES DAY-4: 167RMB

Day-5, Kamis 21 April 2011

Hari ini kami memutuskan bersepeda ria keliling Yangshuo sebelum melanjutkan perjalanan ke Shenzhen. Sewa sepeda sebesar 10RMB seharian. Tujuan pertama kami adalah McD. Sarapan pake pancake + teh + roti seharga 15RMB. Setelah kenyang baru deh sepedaan. Awal tujuan kami adalah Moon Hill, letaknya gak gitu jauh, Cuma sepedaan 45 menit. Tapi kami gak masuk ke dalamnya karena begitu sampai depan gerbangnya langsung diserbu calo. Toh Moon Hill-nya keliatan kok dari luar.

Tujuan selanjutnya adalah Yulong Bridge yang katanya indah karena merupakan jembatan tertua di Yangshuo. Perjalanan bersepeda ini berkesan sekali. Kami bersepeda di pinggir sungai Yulong ditemani pemandangan bukit karst. Yulong Bridge ini jauuuuhhh banget. Sempat nyasar juga, Untung ketemu turis lain dari Hongkong yang at-least mereka bias Mandarin..Perjalanan ditempuh gak Cuma dengan bersepeda aja. Tapi juga naik rakit. Sepedanya juga ikutan naik. Tarifnya 10RMB/orang.

Yulong bridge…Jembatan tertua di Guilin yg untuk mencapainya gw harus sepedaan 30KM lwtin lembah…-___-“

Setelah sampai di Yulong Bridge, foto-foto sebentar langsung lanjut pulang. Perjalanan pulang lebih dekat, Cuma 10KM karena kami memilih jalur tol. Yup, di sini sepeda ama motor bisa masuk jalan tol. Tapi ya harus di pinggir banget kalo gak mau ditabrak mobil..Hahaha..Dah ada jalurnya kok. Sampai di Yangshuo langsung makan lagi di resto halal, nasi goring sepiring gede masa Cuma 5RMB! Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan ke hostel, tapi dikagetkan dengan tutupnya travel agent tempat kami membeli tiket sleeper bus. Panik, langsung ke hostel minta tolong staff untuk menelpon mereka. Untung staff-nya baik banget, dia telponin trus marah-marah ama travel agent-nya. Ternyata kami kena tipu, tiket bus yang kami beli ternyata ke Guangzhou (nah lhoo)..Dan katanya kondisi busnya dah gak layak banget. Diurusin tapi uang gak bisa kembali 100%, Cuma balik 70% aja, yasuwlah ya daripada angus. Trus abis itu langsung urus beli tiket lewat hostel sebesar 160RMB, tapi krn 30%ilang jadinya total buat sleeper bus adalah 190RMB.

Sebelum meninggalkan Yangshuo, kami sempat makan malam dulu ke resto halal lagi. Kali ini mengakali dengan membeli 2porsi nasi goring + 1 sayur dibagi 3..Hehehe..Dengan total 27RMB dibagi 3 Cuma 9RMB. Lalu lanjutlah perjalanan kami ke Shenzhen pake sleeper bus. Dalam pikiran gw, sleeper bus itu kasurnya gede, ternhyata Cuma muat badan ajah..Hahhaha..Dinikmati saja buat tidur.

TOTAL EXPENSES DAY-5: 239RMB

Day-6, Jum’at 22 April 2011

Pkl 05:00 kami dibangunkan oleh kondektur di suatu terminal. Kami gak tahu itu terminal mana tapi yang pasti di Shenzhen. Celingak-celinguk, dengan tawaran supir taksi yang kami tolak, kami keluar stasiun untuk mencari stasiun metro (MRT-nya Shenzhen). Tapi gak nemu, dan akhirnya nyetop taksi trus nunjukin stasiun terdekat dengan Dongmen di peta dengan kanji Cina. Diturunin dekat mall, sambil si supir nunjuk-nunjuk dengan isyarat “itu tuh”. Taksi ini lebih mahal dari yang di Guilin, jarak gak sampe ½ jam perjalanan 15RMB dibagi 3 jadi 5RMB.

Sampai di daerah Dongmen ini kami kembali kebingungan, mana stasiunnya?? Coba tanya ama satpam di situ. Dengan berbekal peta menunjuk tujuan kami. Dia malah menyarankan bus. Trus dia liat-liat jadwal bus di halte, trus tanya-tanya juga ama yang lagi nunggu bus. Lagi-lagi nemu orang baik. Sampai akhirnya si satpam tanya ama bapak-bapak tua. Dan secara kebetulan bapak ini mau naik Metro. Akhirnya kita bareng ama bapak ini. Ditunjukkin vending machine-nya trus ditungguin pula. Baiknya si bapak.

Alhamdulillah sampai juga di stasiun yang kami tuju. Dari situ ikutin peta hostel (YHA) yang udah gw print sebelumnya. Hostel di sini lebih mahal, kami dapat 70RMB/orang/malam dengan tipe dorm. Karena masih pagi, jadi kami belum boleh check-in, maka kami memutuskan menitipkan tas trus jalan ke Splendid China yang emang lumayan dekat. Kami jalan kaki sekitar 30 menit dah sampai. Untuk masuk sini rogohlah kocek 120RMB. Di sini kita bisa keliling Cina dalam 1 hari karena isinya miniature-miniatur bangunan di seluruh Cina, miriplah ama TMII. Kami keliling Cuma ½ hari trus kembali ke penginapan untuk mandi. Untungnya di sekitar penginapan ada supermarket, jadi belanja untuk makan siang (pisang+susu+donat 20RMB).

Selesai makan siang, kami lanjut ke Louhu untuk wisata belanja, naik Metro sebesar 5RMB. Daerah ini kaya Mangga Dua. Yang lucunya, kalo penjualnya tau kita dari Indonesia, mereka langsung teriak-teriak “Mulaa mulaa”..Hahahaha..Puas keliling Louhu, kami kembali naek Metro menuju Dongmen (2RMB). Dongmen ini juga sama ama Louhu, tempat belanja. Oiya, di sini nemu resto unik dengan tema toilet, jadi interior berupa kamar mandi lengkap dengan toilet duduk dan urinoir. Menu makanan dan penyajiannya juga gitu. Es krim dibikin mirip ama poop..Hehehe…Makanannya lumayan mahal, es krim + teh tarik kena 30RMB. Puas keliling-keliling sampe malam, kami kembali ke hostel (4RMB).

TOTAL EXPENSES DAY-6: 256RMB

 Day-7, Sabtu 23 April 2011

Setelah sarapan (15RMB), kami langsung check-out untuk menuju Hongkong. Untuk menuju Hongkong dari Shenzhen, kami naek Metro menuju Louhu (5RMB). Sampai Louhu ini, tinggal nyebrang aja deh. Tapi jangan lupa antre di imigrasi. Selesai urusan imigrasi, lanjut jalan kaki menuju stasiun Lowu. Di sini kami membeli Octopus Card dulu senilai 150HKD. Octopus card ini dapat dipergunakan untuk tiket MTR atau belanja di 7-11.

Lanjutlah perjalanan dengan MTR. Lama juga dari perbatasan ke Tsim Tsa Tsui karena penginapan kami (Cosmic Guesthouse) berada di Nathan Rd. Sampai di penginapan, Cuma bayar 130HKD trus lanjut perjalanan ke The Peak karena pengen liat Madame Tussaud. Untuk menuju The Peak, kami naek MTR dulu ke Central trus jalan kaki menuju The Peak Tram Terminus. Harga tram PP dah include ama tiket masuk Madame Tussaud sebesar 200RMB. Di Madame Tussaud kami Cuma menghabiskan waktu sebentar saja karena masih ada agenda berikutnya, yaitu Ladies Market di Mongkok..hehehe..Ladies Market ini bentuknya dah kaya pasar malam, tapi luasssss..Ampe bingung sendiri mau belanja apaan..Hahahaa..Untuk makan siang dan makan malam di Hongkong kami mengandalkan makanan cepat saji dari 7-11 (23HKD + 23HKD). Pkl 19:00 kami beranjak ke Avenue of Stars untuk nonton Symphoni of Lights.

TOTAL EXPENSES DAY-7: 20RMB + 396HKD

Day-8, Minggu 24 April 2011

Ini hari terakhir kami di sini karena hari ini kami harus kembali ke KL. Sebelum meninggalkan HK, gw menyempatkan diri ke Giant Buddha di Lantau Island. Dengan sebelumnya sarapan di 7-11 lagi (23HKD) Untuk ke Giant Buddha bisa dengan bus atau cable car. Karena pengen naik kereta gantung kami naik cable car pp sebesar 110HKD. Karena terbatas waktu kami hanya sebentar saja di sini. Sore hari ke bandara dengan bus seharga 30HKD.

TOTAL EXPENSES DAY-8: 140HKD

TOTAL KESELURUHAN: 1.525RMB + 536HKD

Dg 1CNY = Rp 1340 & 1HKD = Rp 1130 >>>> Rp 2.649.180 dan Tiket Rp 1.100.000 (return)

TOTAL JENDRAL = Rp 3.749.180

Full album perjalanan ini dapat dilihat di Guilin-Yangshuo-Shenzhen-Hongkong

 

 

 

Advertisements

9 responses to “Backpacking-lah Sampai Ke Negeri Cina (Edisi Guilin-Yangshuo-Shenzhen-Hongkong)

    • shenzhen kota gede…sepengetahuan saya sih nggak ada ya…bahkan d hostel pun nggak ada info ini..

  1. Halooo.. Mau nanya donk restoran halal di yangshuo di deket apa ya? Msh inget gak? Krn kebetulan ada teman yg muslim..

    Untuk paket bamboo rafting dr guilin ke yangshuo, beli dimana ya? Rencananya bgt sampe guilin mau langsung ke yangshuo tapi pakai bamboo rafting… Krn nginepnya di yangshuo

    • Wah kalo persisnya lupa mbak. Itu tapi di jalan utama kok. Kemarin saya beli di hostel karena lebih murah.

  2. Halo, bamboo raft-nya makan waktu berapa lama ya? sampe sore banget ga ya? itu juga pesannya dimana? apakah di hotel atau di tour & travel sekitar? thankss

    • halo, bamboo raftingnya cuma sampe lunch time aja kok. saya kemarin pesan di hostel saya di guilin (wada hostel)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s