I FELL IN LOVE WITH FALL

Berhubung di Indonesia cuma punya 2 musim, yaitu musim panas dan musim penghujan, traveling ke negara lain yang memiliki 4 musim adalah satu keinginan tersendiri bagi gw. Traveling pas musim dingin udah. Yang notabene dilakukan para traveler dari negara tropis untuk merasakan yang namanya salju. Dan nggak membuat gw ketagihan untuk traveling saat musim dingin karena gw orangnya beseran aka sering banget buang air kecil kalo kedinginan. Hahaha. Traveling pas musim semi udah juga dilakukan demi melihat warna-warni bunga tulip di Keukenhof. Traveling pas musim panas? Well, nggak ada bedanya sih ama Indonesia. Akhirnya, gw kepengen juga ngerasain traveling saat musim gugur. Saat dimana daun-daun berguguran dan berwarna-warni. Pasti cantik!

Fell in love with fall

Berdasarkan riset (duileh riset), benua Amerika dan Eropa memiliki musim gugur, tetapi rasanya kalo balik lagi ke Eropa dalam waktu dekat kayanya nggak dulu. Sedangkan untuk ke Amerika, gw belum memiliki keinginan bulat ke sana. Beberapa negara di benha Asia juga memiliki musim gugur. Cina, Jepang dan Korea Selatan memiliki kecantikan musim gugur yang nggak kalah dengan 2 benua itu. Memutuskan nggak melihat musim gugur di Cina karena udah 3 kali ke sana (walaupun masih penasaran dengan musim gugur di Jiuzhaigou). Nggak ke Jepang karena sudah pernah juga. Nah yang tersisa ya cuma Korea Selatan. Selain nambah list negara yang dikunjungi, gw bisa memuaskan keinginan gw ini.

Gw menginjakkan kaki di Korea Selatan bulan Oktober 2016. Di Korea Selatan, gw benar-benar dibuat autum-gasm. Bagaimana nggak, sejauh mata memandang, warna-warni autumn dimana-mana. Pohon ginkgo berwarna kuning bertebaran. Pohon maple berwarna merahpun banyak ditemui. Ahhhh. Aku cinta musim gugur. Dari Nami Island sampai Seoraksan, semuanya sangat cantik dan berwarna-warni. Bahkan di sudut kota Seoulpun warna-warninya masih mempesona.

Sepulangnya dari Korea Selatan, gw pun makin menggebu untuk mengunjungi negara lain dengan kecantikan musim gugur lainnya. Dan, negara yang berhasil membuat gw makin cinta dengan autumn adalah New Zealand! Berhubung bagian selatan Bumi memiliki musim yang berkebalikan dari bagian utara, bulan April-Mei ketika kunjungan gw ke sana merupakan puncaknya musim gugur. Autum-gasm nya keterlaluan di sana. Cuma warna-warni musim gugur aja udah bikin gw jatuh hati, nah si New Zealand menambahkan lagi dengan danau-danau cantik serta gunung bersalju! Aih matik! I fell in deep love with the fall.

Advertisements

4 responses to “I FELL IN LOVE WITH FALL

  1. pengen juga traveling pas autumn, tapi Korea udah pernah dan ga pengen ngulang….hmmm Taiwan mungkin yaaa

    • Taiwan nggak begitu keliatan. Kebetulan kemarin ke Korea skalian Taiwan. Coba ke Cina ke Jiuzhaigou atau Jepang (yg agak banyak promo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s